Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda)

Provinsi Kalimantan Selatan

Jl. Dharma Praja I, Komplek Perkantoran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan Banjarbaru

Foto PROSPEK PENGEMBANGAN KELAPA SAWIT SEBAGAI SUMBER BAHAN BAKU ENERGI ALTERNATIF DI KALIMANTAN SELATAN

PROSPEK PENGEMBANGAN KELAPA SAWIT SEBAGAI SUMBER BAHAN BAKU ENERGI ALTERNATIF DI KALIMANTAN SELATAN

  Sel, 26 April 2016

 (Palm Oil Prospects as the Material  for Alternative Source of Energy in South Kalimantan)

Oleh/By :

Gusti Syahrany Noor*); Arief Anwar*); Sri Setyati*); Lisda Norizatil*); Said*)

*) Peneliti Balitbangda Provinsi Kalimantan Selatan

Jl. Jenderal Sudirman No.14 Banjarmasin 70114 Tel./Fax. (0511) 3352982

Diterima  25 April, disetujui  6 Mei 2013

ABSTRACT

This study was conducted in order to get an overview of the potential and investment opportunities in the development of palm oil as an alternative energy source in South Kalimantan. The study result showed that potential of palm oil in South Kalimantan in 2011 area of 343,739 ha consist is 59,818 ha plantation people (17.40%), Country Estates 4906 ha (1.43%)

and Private Estates 279 015 ha (81.17%). With an area of Big Private plantation crop production contributed the biggest CPO 635,365 tons (83.84%), People’s Plantation 113 325 tons (14.95%) and Estate of the State of 9118 tons (1.21%). When the entire production of CPO is used as a raw material for biodiesel production the amount of alternative energy (biodiesel) from oil palm plantations in South Kalimantan estimated is 849,462.33 tons, equivalent to 33596.23 PJ. The investment cost of construction depends on the capacity of biodiesel plants and plant for biodiesel plant capacity of 100.000 tonnes per year, is estimated Rp. 200 billion.  The area is ideal as alocation for the biodiesel industry in the district is estimated Kotabaru, Tanah Bumbu and Tanah Laut.

Keywords: oil palm, alternative energy

ABSTRAK

Kajian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan gambaran potensi dan peluang investasi dalam pengembangan kelapa sawit sebagai sumber energi alternatif di Kalimantan Selatan. Hasil kajian menunjukan bahwa potensi  kelapa sawit di Kalimantan Selatan  sampai tahun 2011 seluas 343.739 ha yang terdiri dari Perkebunan Rakyat

59.818 ha (17,40%), Perkebunan Besar Negara 4.906 ha (1,43%) dan Perkebunan Besar Swasta 279.015 ha (81,17%). Dengan luas tanaman tersebut perkebunan Besar Swasta memberikan andil produksi CPO paling besar yakni 635.365 ton ( 83,84%), Perkebunan Rakyat 113.325 ton (14,95%) dan Perkebunan Besar Negara sebesar 9.118 ton (1,21%). Bila seluruh produksi CPO tersebut dipergunakan sebagai bahan baku biodiesel maka besarnya produksi energi alternatif (biodiesel) dari tanaman kelapa sawit di Kalimantan Selatan diperkirakan sebanyak 849.462,33 ton atau setara dengan 33.596,23 PJ. Biaya investasi pembangunan pabrik biodiesel tergantung dengan kapasitas pabrik dan untuk kapasitas pabrik biodiesel 100.000 ton per tahun, diperkirakan membutuhkan biaya sebesar Rp. 200 miliyar. Daerah yang ideal sebagai lokasi industri biodiesel diperkirakan di Kabupaten Kotabaru, Tanah Bumbu dan Tanah Laut.

Kata kunci: kelapa sawit, energi alternatif

 

Statistik Pengunjung

Kantor Balitbang Kalsel

Alamat : Jl. Dharma Praja I,
Komplek Perkantoran Pemerintah
Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarbaru
Telp/Fax : 0511-6749271
Email : kalselbalitbangda@gmail.com