Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda)

Provinsi Kalimantan Selatan

Jl. Dharma Praja I, Komplek Perkantoran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan Banjarbaru

Foto ETNOBOTANI TUMBUHAN HUTAN BERKHASIAT OBAT DI KALIMANTAN SELATAN

ETNOBOTANI TUMBUHAN HUTAN BERKHASIAT OBAT DI KALIMANTAN SELATAN

  Sel, 26 April 2016

(Ethnobothanical of Medicinal Plants in South Kalimantan)

Oleh/By :

Latifa Suhada Nisa1), Agus Karyono2),dkk

1)Tenaga Peneliti Balitbangda Provinsi Kalimantan Selatan, 2)  PEH BPTH Banjarbaru

Jl. Jenderal Sudirman No.14 Banjarmasin 70114 Tel./Fax. (0511) 3352982

Diterima  15 April 2013, disetujui 6 Mei 2013

ABSTRACT

Ethnobothanical is a study about human interaction with medicinal plant resources. The Aims of this study is to find out and to collect medicinal plant usage by human, hence to provide the refferences about traditional medicinal plant. This study is located on regencies of Banjar, Tapin, Hulu Sungai Utara, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Selatan, Balangan, Tabalong, Tanah Laut and Tanah Bumbu. Descriptive qualitative method is used in this study. The Data are collected by direct interview and field observation. Based on that, there are 243 medicinal plant used by people in that area. The plants are used by people for treating several diseases through simple process, such as by boiling and submerging the plant or by using it directly.

Keywords : Ethnobotanical, Medicinal Plant

ABSTRAK

Kajian etnobotani tumbuhan obat merupakan studi untuk mempelajari interaksi manusia dengan sumber daya tumbuhan obat di lingkungannya. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui dan menginventarisasi pemanfaatan tumbuhan berkhasiat obat oleh masyarakat dan menambah pengetahuan mengenai tumbuhan obat tradisional. Lokasi penelitian meliputi 9 kabupaten, yaitu Kabupaten Banjar, Kabupaten Tapin, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kabupaten Hulu Sungai Tengah,  Kabupaten  Hulu  Sungai  Selatan,  Kabupaten  Balangan,  Kabupaten Tabalong,  Kabupaten Tanah  Laut  dan Kabupaten Tanah Bumbu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian diperoleh melalui wawancara langsung dengan narasumber dan observasi langsung di lapangan. Berdasarkan hasil inventarisasi, tumbuhan hutan yang diketahui memiliki khasiat obat adalah sebanyak 243 tumbuhan. Tumbuhan tersebut digunakan oleh masyarakat untuk mengobati berbagai macam penyakit melalui proses pengolahan yang sederhana, yaitu perebusan dan perendaman, maupun penggunaan langsung.

Kata Kunci : Etnobotani, Tumbuhan Berkhasiat Obat

Statistik Pengunjung

Kantor Balitbang Kalsel

Alamat : Jl. Dharma Praja I,
Komplek Perkantoran Pemerintah
Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarbaru
Telp/Fax : 0511-6749271
Email : kalselbalitbangda@gmail.com