Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda)

Provinsi Kalimantan Selatan

Jl. Dharma Praja I, Komplek Perkantoran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan Banjarbaru

Foto ENERGI TERBARUKAN BERBASIS TANAMAN KELAPA SAWIT DI KALIMANTAN SELATAN

ENERGI TERBARUKAN BERBASIS TANAMAN KELAPA SAWIT DI KALIMANTAN SELATAN

  Ming, 17 April 2016

RENEWABLE ENERGY ON BASED PALM OIL PLANTATIONS IN SOUTH KALIMANTAN

Gusti Syahrany Noor

Balitbangda Provinsi Kalimantan Selatan

Jl. Jenderal Sudirman  No. 14  Banjarmasin 70114; Telp/Fax. (0511) 3352982

e-mail : syahrany_noor@yahoo.co.id

Diterima : 15/01/2014, Direvisi : 20/01/2014, Disetujui : 02/02/2014

Abstrak

Kajian energi terbarukan berbasis tanaman kelapa sawit dilakukan di kabupaten Kotabaru, Banjar, Barito Kuala dan kabupaten Hulu Sungai Utara Provinsi Kalimantan Selatan. Berdasarkan hasil kajian, potensi energi terbarukan berupa biodisel di kabupaten Kotabaru diperkirakan sebanyak 376.010,47 ton, Banjar

37.589,22 ton, Batola 35.835,30 ton, Hulu Sungai Utara 19.154,79 ton. Sedangkan secara keseluruhan jumlah energi terbarukan biodiesel di Kalimantan Selatan sebanyak 930.973,25  ton  atau setara dengan

36.820,019 PJ. Teknologi proses biodiesel yang umum digunakan pada skala komersial adalah transesterifikasi dengan  menggunakan katalis basa NaOH atau KOH. Pemanfaatan teknologi pengolahan biodiesel di Kalimantan Selatan diketahui sangat terbatas dan hingga saat ini hanya satu buah pabrik biodisel yang dibangun. Industri biodiesel memiliki prospek yang cerah dan menjanjikan dikembangkan di Kalimantan Selatan karena didukung oleh beberapa faktor antara lain ketersediaan potensi tanaman kelapa sawit yang sangat besar, teknologi proses pembuatan biodiesel relatif sederhana, ketersediaan infrastruktur cukup baik dan memadai, adanya payung hukum menunjukan keseriusan Pemerintah dalam penyediaan dan pengembangan bahan bakar nabati, konsumen solar di Kalimantan Selatan diperkirakan tiap tahun semakin meningkat, tersedianya SPBU biosolar di Kalimantan Selatan yang siap melayani konsumen.

Kata kunci : Energi terbarukan, kelapa sawit, Kalimantan Selatan

Abstrack

The study of renewable energy on oil palm plantations based  done in the Kotabaru district, Banjar, Barito Kuala and Hulu Sungai Utara, South Kalimantan. The results of the study, the potential for renewable energy in the form of biodiesel in the Kotabaru district was estimated at 376,010.47 tons, Banjar 37589.22 tons, Batola 35835.30 tons, Hulu Sungai Utara 19154.79 tons. While the overall amount of biodiesel renewable energy in South Kalimantan as much 930,973.25 tons, equivalent to 36820.019 PJ. Biodiesel process technology that is commonly used on a commercial scale is transesterification using NaOH or KOH alkaline catalyst. Utilization of biodiesel processing technology in South Kalimantan is known to be limited and to date only a biodiesel plant built pieces. The biodiesel industry has a promising future and a promising development in South Kalimantan because it is supported by several factors, among others, the availability of potential oil palm plantations are very large, the process of making biodiesel technology is relatively simple, and the availability of adequate infrastructure is good enough, the law umbrella to show the seriousness of the Government in the provision of and the development of biofuels, solar consumers in South Kalimantan is estimated each year increases, the availability of biodiesel fuel stations in South Kalimantan are ready to serve customers.

Keyword : Renewable energy, palm oil, South Kalimantan

Statistik Pengunjung

Kantor Balitbang Kalsel

Alamat : Jl. Dharma Praja I,
Komplek Perkantoran Pemerintah
Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarbaru
Telp/Fax : 0511-6749271
Email : kalselbalitbangda@gmail.com